fbpx

Tips Penerapan Cross Selling dan Up Selling

Ingin menawarkan produk cross selling atau up selling secara lebih efektif? Anda bisa menerapkan tips-tips di bawah. Mari kita cek satu-persatu

  1. Sediakan Harga yang Rasional

Ini adalah salah satu prinsip penting yang perlu Anda pegang ketika menerapkan cross selling. Barang pelengkap yang Anda tawarkan haruslah memiliki harga yang sesuai dengan nilainya. Walaupun sifatnya “pelengkap”, konsumen akan tetap mempertimbangkan harganya.

Jangan sampai konsumen membeli barang yang “tidak lengkap” dengan alasan harga barang pelengkapnya mahal. Ini akan memberi kesan negatif.

Ini pun berlaku bagi up selling. Usahakan produk premium yang Anda tawarkan memang jelas memiliki nilai dan manfaat yang lebih banyak dibanding produk yang lebih murah. Usahakan untuk selalu transparan saat menampilkan fitur dan harganya.

  1. Hindari Penawaran yang Tidak Relevan

Misalkan Anda memiliki produk yang kurang laku. Apakah menawarkan produk tersebut di semua halaman produk adalah langkah yang tepat? Tentu saja tidak. 

Apalagi jika produk tersebut ditawarkan di halaman produk yang jelas tidak ada hubungannya sama sekali.

Jika konsumen ditawarkan produk yang tidak relevan, apakah mereka akan tertarik? Kalaupun ya, kemungkinannya akan sangat kecil. Lain halnya jika produk tambahan yang ditawarkan masih ada hubungannya dengan produk yang mereka beli.

Oleh karena itu, pastikan setiap penawaran yang Anda lakukan sesuai dengan tempatnya. Sehingga, produk tambahan yang Anda tawarkan memang dibutuhkan oleh konsumen.

Baca Juga : Manfaat website bagi sebuah bisnis

  1. Tes Kombinasi Produk

Dalam hal ini, Anda bisa mengaplikasikan A/B testing. Ini adalah metode untuk mengetahui opsi terbaik dari berbagai pilihan kombinasi produk yang Anda buat. 

Dengan praktik ini, Anda bisa membuat beberapa kombinasi produk. Lalu setiap kombinasi produk akan dilihat performanya (berdasarkan yang paling menarik bagi konsumen). Setelah mendapat kombinasi yang paling menarik, Anda bisa memprioritaskannya.

  1. Beri Alasan yang Kuat Untuk Membeli

Di saat Anda memberikan penawaran (baik cross selling maupun up selling), ada kemungkinan konsumen masih ragu. Anda bisa mengurangi keraguan ini dengan dua cara:

1.Memanfaatkan keterbatasan. Berikan diskon pada produk bundling atau produk premium dalam waktu terbatas. Atau, tampilkan info terkait jumlah stok (seperti “tinggal 2 barang lagi”, dan sejenisnya).

2.Menjelaskan peluang yang mereka lewatkan. Anda bisa menjelaskan manfaat yang tidak akan konsumen dapat jika mereka tidak membeli produk cross selling atau up selling-nya (contoh: “jika Anda membeli paket internet A, maka koneksi Anda tidak akan secepat paket internet B”)

Kedua tips tersebut dapat memperkuat alasan konsumen untuk membeli.

  1. Tawarkan Bonus

Agar konsumen semakin tertarik untuk membeli, Anda bisa menawarkan bonus tambahan. Bonus yang diberikan bisa dalam bentuk bermacam-macam, mulai dari diskon hingga gratis ongkir.

Tentu Anda harus tetap membertimbangkan faktor finansial sebelum menawarkan bonus. Pastikan Anda tetap bisa memperoleh jumlah keuntungan yang sesuai dengan tujuan bisnis Anda.

  1. Berikan Perbandingan

Tips ini pada umumnya sering digunakan pada produk-produk up selling. Anda harus memberi perbandingan antara produk dasar dengan produk premium.

Variabel yang dibandingkan bisa dalam bentuk fitur, harga, atau fasilitas tambahan. Apapun itu, posisikan diri Anda sebagai konsumen, lalu pastikan perbedaan di setiap paket tersampaikan dengan jelas.

Raih Keuntungan Lebih Banyak dengan Cross Selling dan Up Selling!

Untuk meningkatkan jumlah keuntungan sembari menambah penjualan, Anda bisa memanfaatkan metode cross selling dan up selling. Kedua metode ini dapat mendorong konsumen untuk membeli produk tambahan, atau produk dengan nilai yang lebih tinggi.

Baca juga : Marketplace atau Media sosial, pilih mana?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *